Belasan Kelompok Pemuda Terima Hibah Youth Climate Action Fund 2026, Bupati Tangerang Dorong Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Avatar photo

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpristiwa.com | Tangerang — Sebanyak 12 kelompok pemuda terpilih sebagai penerima hibah Microgrant Youth Climate Action Fund (YCAF) Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Penyerahan piagam penghargaan kepada para penerima hibah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang pada Selasa (27/10/2026) sebagai bentuk dukungan terhadap gagasan inovatif generasi muda dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan merupakan tantangan nyata yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, persoalan sampah, pencemaran air, berkurangnya ruang hijau, serta berbagai risiko bencana akibat perubahan iklim memerlukan langkah nyata, kolaboratif, dan berkelanjutan.

“Program ini bukan sekadar memberikan dukungan pendanaan melalui hibah microgrant, melainkan juga membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Maesyal dalam sambutannya pada acara pemberian piagam penerima hibah YCAF Kabupaten Tangerang Tahun 2026.

Ia menegaskan, generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan melalui ide-ide segar, semangat kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi. Karena itu, para penerima hibah diharapkan mampu menerjemahkan gagasan yang telah diajukan menjadi aksi nyata yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Jadikan kesempatan ini sebagai amanah dan motivasi untuk mewujudkan gagasan menjadi aksi nyata. Laksanakan program dengan penuh tanggung jawab, kelola dukungan yang diberikan secara transparan dan tepat sasaran, serta pastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Baca Juga :  Pantau Kesehatan Masyarakat di Wilayahnya, Puskesmas Cisoka Kunjungi Pasien ODGJ

Bupati Maesyal juga berharap inisiatif yang dijalankan para penerima hibah tidak berhenti setelah kegiatan atau pendanaan berakhir. Ia mendorong kelompok pemuda untuk terus melibatkan masyarakat, mengajak lebih banyak anak muda berpartisipasi, serta mengembangkan praktik-praktik baik yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Tangerang.

Pada acara tersebut juga dirangkaikan dengan dilaksanakan penyiraman eco enzyme ke danau serta penanaman bambu di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang sebagai simbol komitmen bersama terhadap pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, menjelaskan bahwa penetapan 12 penerima hibah dilakukan melalui proses seleksi bertahap. Dari 40 proposal awal, Dewan Juri menyaringnya menjadi 18 proposal sebelum akhirnya menetapkan 12 kelompok sebagai pemenang program YCAF tahun ini.

“Kedua belas pemenang hasil seleksi pada saat proposal awal kan masih 40, terus kemudian oleh Dewan Juri dikurangi sampai 18, terus kemudian dari 18 muncul dua belas pemenang,” jelas Erwin.

Ia menambahkan, Bappeda akan segera melaporkan hasil seleksi tersebut kepada Bloomberg Philanthropies untuk mempercepat proses penyaluran dana hibah. Setelah penyerahan piagam, pihaknya juga akan melakukan kunjungan langsung kepada 12 kelompok penerima untuk mempersiapkan kelengkapan persyaratan administratif dan teknis yang diperlukan.

“Dan kita sih berpikir mudah-mudahan di pertengahan November, dana itu sudah cair kepada masing-masing pemenang, sehingga mereka sudah langsung bisa mengimplementasikan gagasan yang telah dipresentasikan ke kita dan sudah kita loloskan sebagai finalis, sebagai pemenang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan

Erwin menerangkan, proposal yang terpilih mengangkat beragam persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat. Beberapa gagasan di antaranya pembuatan *eco enzyme*, pengembangan alat pemantau kualitas udara, serta penanaman lubang biopori untuk membantu pengendalian banjir. Seluruh gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi yang relevan dengan kebutuhan lingkungan di Kabupaten Tangerang.

“Intinya 12 ini pun, proposalnya itu semua terkait dengan persoalan yang ada di lingkungan hidup,” katanya.

Dalam proses penilaian, Bappeda melibatkan juri dari kalangan perguruan tinggi, di antaranya Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), serta perwakilan Bappeda dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang. Bloomberg Philanthropies juga turut terlibat dalam proses kurasi secara daring. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mendukung proses seleksi gagasan yang sesuai dengan persoalan lingkungan dan berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui program YCAF, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap semakin banyak generasi muda yang berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Dukungan hibah ini diharapkan tidak hanya membantu merealisasikan gagasan para penerima, tetapi juga mendorong tumbuhnya gerakan lingkungan yang berkelanjutan, partisipatif, dan dapat dikembangkan di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.

Penulis : Amru

Follow WhatsApp Channel jurnalpristiwa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dr. Hj. Dilli Windu Rezeki Sugandhi, S.T., M.T. Dilantik Menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang
Pelantikan Pejabat Pemkab Tangerang, Bupati Maesyal : Perkuat Komitmen Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas
Sekda Resmi Buka STQ Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang dan Launching Buku Ayat-Ayat Semesta 
HOAKS! Kabid Humas Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan, Sedang Sakit Usai Umrah
Club Tangerang Gemilang Lulus Seleksi Menuju Kejurnas dalam Kejurda Bola Voli Indoor Putra Putri Antar Club U-19 provinsi banten
Meski Ada Laporan ke Polda Jabar, Sentul City Terus Garap Lahan Tetangga Prabowo
MUI Minta Umat Islam Tak Lagi Undang Habib Alwi Assegaf, Video Ceramahnya Tuai Kritik!
MUI Boikot Penceramah Habib Alwi Assegaf yang Ceramah Minta Istri Empat.!!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Dr. Hj. Dilli Windu Rezeki Sugandhi, S.T., M.T. Dilantik Menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Pelantikan Pejabat Pemkab Tangerang, Bupati Maesyal : Perkuat Komitmen Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Belasan Kelompok Pemuda Terima Hibah Youth Climate Action Fund 2026, Bupati Tangerang Dorong Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Sekda Resmi Buka STQ Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang dan Launching Buku Ayat-Ayat Semesta 

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:37 WIB

HOAKS! Kabid Humas Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan, Sedang Sakit Usai Umrah

Berita Terbaru