Jurnalpristiwa.com | Kabupaten Tangerang – Pekerjaan proyek Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) di depan kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang yang dikerjakan tanpa memasang pipa suling berisiko tinggi mengalami kerusakan karena tidak adanya jalur pelepas tekanan air tanah, di lokasi proyek juga tidak ditemukan papan informasi, jumat 25 September 2026
pemasangan pipa suling-suling (weep holes) wajib hukumnya jika konstruksi dinding SPAL (Saluran Pembuangan Air Limbah) menggunakan struktur masif seperti pasangan batu kali (batu belah)

Fungsi pipa suling pada SPAL sangatlah penting mengurangi Tekanan air pipa suling berfungsi mengalirkan air dari dalam tanah di balik dinding saluran agar tidak menumpuk.Mencegah Jebol: Penumpukan air tanah (tekanan hidrostatis) dapat mendorong dinding saluran hingga retak atau ambruk.Menjaga Kestabilan: Struktur saluran menjadi lebih awet karena beban lateral dari jenuhnya tanah diredam melalui lubang atau pipa pembuangan tersebut.
Dampak Jika dikerjakan asal Jadi dinding saluran rentan jebol saat musim hujan karena air tanah menekan struktur beton/pasangan batu. Genangan air di luar saluran tidak terbuang dengan baik dan merusak fondasi sekitar. Indikasi pengurangan Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau spesifikasi teknik oleh pelaksana proyek
Ketika ditanya salah satu pekerja dilokasi mengatakan, ” iya ga pake pipa suling, saya cuma kerja aja, disuruh pasang ya saya pasang, dan papan proyek atau papan infomasi tidak ada, menurut pekerja proyek ini punya bang Kucai,” tutupnya
Hingga berita ini ditayangkan pihak pelaksana atau dinas terkait belum dikonfirmasi
Penulis : Amru







Komentar