Alamsyah Desak Polisi dan Pengelola Alun-Alun Puspem Tigaraksa Larang Motor Mini Bensin dan Evaluasi Seluruh Wahana Komersial Untuk Keselamatan Anak

Avatar photo

Senin, 22 Juni 2026 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpristiwa.com | Kabupaten Tangerang – Ceo Geram Grup, Alamsyah, mendesak pihak kepolisian dan pengelola kawasan Alun-Alun Pusat Pemerintahan (Puspem) Tigaraksa untuk segera melarang operasional dan penyewaan motor mini berbahan bakar bensin yang digunakan oleh anak-anak. Desakan tersebut disampaikan setelah dirinya menyaksikan langsung kecelakaan yang melibatkan dua anak perempuan pada Minggu malam sekitar pukul 21.20 WIB.

Menurut Alamsyah, dua anak perempuan yang merupakan kakak beradik, dengan perkiraan usia sekitar 9 tahun dan 5 tahun, mengalami kecelakaan saat mengendarai motor mini bensin di kawasan alun-alun yang sedang ramai dipadati pengunjung.
Kejadiannya sangat cepat. Saat itu sang kakak mengendarai motor mini bersama adiknya. Tiba-tiba gas motor tertarik oleh sang adik sehingga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dan kehilangan kendali. Keduanya terjatuh dengan wajah menghantam paving block yang keras,” ujar Alamsyah.

Akibat kejadian tersebut, adik perempuan yang berusia sekitar 5 tahun mengalami luka pada bagian wajah dan mengeluarkan darah dari mulut. Peristiwa itu juga sempat membuat panik para pengunjung yang berada di lokasi.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Minta Jurusita Pajak Daerah Berintegritas, Humanis, Persuasif dan Profesional

Yang lebih memprihatinkan, kata Alamsyah, pemilik kendaraan yang menyewakan motor mini tersebut mengaku bahwa kejadian serupa bukan pertama kali terjadi dan sudah beberapa kali menimbulkan kecelakaan.

Pernyataan itu justru membuat saya semakin prihatin. Jika memang sudah beberapa kali terjadi kecelakaan, mengapa aktivitas penyewaan kendaraan ini masih terus dibiarkan tanpa pengawasan dan standar keselamatan yang memadai?” tegasnya.

Alamsyah mengaku sangat geram melihat kondisi tersebut hingga memutuskan untuk segera membawa pulang anak-anaknya yang sedang bermain di kawasan Alun-Alun Puspem Tigaraksa.

Sejak pertama tiba di lokasi, dirinya melihat banyak motor mini berbahan bakar bensin yang disewakan kepada anak-anak usia dini. Ia juga menyaksikan sejumlah anak mengendarai kendaraan tersebut dengan kecepatan tinggi di tengah keramaian pengunjung.

Saya melihat sendiri banyak anak-anak memacu kendaraan itu dengan kencang. Ini sangat berbahaya karena kawasan alun-alun dipenuhi pejalan kaki, anak-anak, dan keluarga. Potensi tabrakan maupun kecelakaan sangat besar,” katanya.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Hadiri Silaturahmi Relawan Bersatu Maesyal–Intan, Perkuat Komunikasi dan Kebersamaan

Founder Geram Grup itu menilai keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak, harus menjadi prioritas utama dibandingkan kepentingan ekonomi dari penyewaan kendaraan tersebut.

Kami mendesak pihak kepolisian dan pengelola Alun-Alun Puspem Tigaraksa untuk segera mengambil tindakan tegas. Jangan hanya memikirkan pendapatan semata, tetapi mengabaikan keselamatan anak-anak. Apalagi aktivitas ini dilakukan tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai seperti helm, pelindung lutut, maupun pengawasan yang ketat,” ujar Alamsyah.

Geram Grup juga meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh wahana dan aktivitas komersial di kawasan alun-alun guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang datang untuk berekreasi bersama keluarga.

Jangan sampai ada korban yang lebih parah atau bahkan kehilangan nyawa baru kemudian dilakukan penertiban. Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Penulis : Amru

Sumber Berita: Geram Group

Follow WhatsApp Channel jurnalpristiwa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dr. Hj. Dilli Windu Rezeki Sugandhi, S.T., M.T. Dilantik Menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang
Pelantikan Pejabat Pemkab Tangerang, Bupati Maesyal : Perkuat Komitmen Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas
Belasan Kelompok Pemuda Terima Hibah Youth Climate Action Fund 2026, Bupati Tangerang Dorong Aksi Nyata Peduli Lingkungan
Sekda Resmi Buka STQ Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang dan Launching Buku Ayat-Ayat Semesta 
HOAKS! Kabid Humas Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan, Sedang Sakit Usai Umrah
Club Tangerang Gemilang Lulus Seleksi Menuju Kejurnas dalam Kejurda Bola Voli Indoor Putra Putri Antar Club U-19 provinsi banten
Meski Ada Laporan ke Polda Jabar, Sentul City Terus Garap Lahan Tetangga Prabowo
MUI Minta Umat Islam Tak Lagi Undang Habib Alwi Assegaf, Video Ceramahnya Tuai Kritik!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Dr. Hj. Dilli Windu Rezeki Sugandhi, S.T., M.T. Dilantik Menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Pelantikan Pejabat Pemkab Tangerang, Bupati Maesyal : Perkuat Komitmen Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Belasan Kelompok Pemuda Terima Hibah Youth Climate Action Fund 2026, Bupati Tangerang Dorong Aksi Nyata Peduli Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Sekda Resmi Buka STQ Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang dan Launching Buku Ayat-Ayat Semesta 

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:37 WIB

HOAKS! Kabid Humas Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan, Sedang Sakit Usai Umrah

Berita Terbaru